PCR TEST " NEGATIF atau POSITIF "

sumber Gambar : alinea.id
Jumat,12 juni 2020
Hari yg begtu barokah
Ga menyangka memang,mendengar kabar pagi ini salah satu sodara sejawat saya diberikan cobaan dengan hasil sesuai ketentuan allah swt,yaitu POSITIF PCR TEST nya.
Qt perawat di GARDA TERDEPAN
nanganin pasien yg dtang ke IGD
Sebelum pandemic COVID19 ini ada juga kita udah jadi GARDA TERDEPAN,bukan karena PANDEMIC COVID19 ini aja kita di bilang jadi GARDA TERDEPAN. Mau pasien menular atau tidak menular juga kita jadi org yang berhadapan dgn PENYAKIT, yaitu jadi GARDA TERDEPAN.
Denger COVID19 Awalnya memang stres, saya kerja di IGD Rumah Sakit di kasih tanggung jawab juga megang AMBULANCE COVID19, udah nolak ngga mau pegang ambulance, nawarin ke temen2 pada ngga mau. Bukan tentang Honor Capek yg nanti qt terima sebagai relawan, tapi resiko tinggi yg di dapat, bayangannya bisa MATI kalo positif, tapi itu semua SALAH. Webinar tentang Covid19, literatur, jurnal penelitian udah beberapa saya baca dan ikuti dan insyaallah saya yakin untuk megang AMBULANCE.
Tanggal 6 juni 2020 kmren sya PCR TEST,.ga nanggung2 di RS DARURAT COVID19 WISMA ATLIT JAKARTA. deg deg an, was was, nyeri banget kayaknya, Kalo saya POSITIF, gimana anak istri keluarga saya, kasihan, tapi semuanya karena allah swt diberikan kesempatan PCR TEST dan hasilnya NEGATIF. Bukan masalah nyeri setelah di periksa sample melalui kedua lubang hidung dan mulut, tapi tentang psikososial yang nanti akan Saya dapat setelah keluar hasilnya dengan hasil POSITIP. kalian tahu rasanya PCR TEST bagaimana??? dan yang saya rasakan PCR TEST itu,.cutton buth panjang sampe mentok,trus di pelintir. Dan ada yg nanya ke saya,."sakit bang ??? " pertanyaan yg menurut saya ga perlu ditanyain sesama tenaga kesehatan. Tinggal bayangin aja sesuatu masuk ke HIDUNG rasanya gimana wkwk
SELANG 2 - 3 Hari setelah PCR TEST,.hasilnya di umumkan dengan secarik kertas yg di kirim ke saya dari koordinator ambulance gugus tugas covid19. Dan alhamdulilah hasil nya NEGATIF. tapi ada sejawat kami 2 org yg di nyatakan POSITIF hasil PCR TEST nya, padahal gada keluhan apa apa, sehat sehat aja, tapi allah yg memberikan jalan ini. Dan alhamdulililah sejawat kami langsung di Isolasi di Rs Darurat Wisma Atlit. alhamdulilah,. komunikasi, isolasi mandiri, olah raga, makan teratur, istirahat yang teratur, dukungan dari teman teman perawat menjadi obat mujarab untuk meningkatkan Imunitas yang ada di dalam tubuh kita.
untuk sejawatku,.
siapapun itu
dimanapun berada
saling kenal ataupun tak saling kenal
tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan, tetaplah semangat, jangan putus asa, saya, kami, kita tidak akan sedikitpun meninggalkanmu kawan dalam suka dan duka, teruntuk sejawatku yang hasil PCR TEST nya POSITIP.
Allah swt bersama kita semua dalam lindunganNYA
Wallahuallam bissowab
Panik jangan
Waspada harus
Protokol kesehatan selama pandemic covid19 harus kita taati walaupun saya pribadi tidak sempurna menjalankan protokol kesehatan selama pandemic ini,setidaknya kita tenaga kesehatan bisa berkontribusi pada masyarakat untuk memberikan contoh yg baik dalam menjalankan PROTOKOL KESEHATAN dengan benar.
Serang, 12 Juni 2020
Ttd
Farly Ihsan
Ketua HIPGABI BANTEN (2017 - 2022)
Relawan Perawat dan Driver Ambulance Percepatan Gugus Tugas Covid19
Komentar
Posting Komentar